dulu, saya seorang yg bisa dikatakan "seenaknya sendiri"
saya gampang marah, dan ketika saya marah, saya justru akan "sengaja" melakukan hal-hal yg "saya ketahui" akan membuat orang itu kesel setengah mati / marah.
namun sisi positifnya, saya kalau marah akan meledak-ledak di saat itu saja. saya bukan tipe yg pendendam :)
di lain hal parahnya, ketika saya sudah selesai marah, rasa takut dibenci, dan rasa penyesalan pun akan bertubi2 muncul. lalu saya akan segera minta maaf ke org ybs, dan mengutarakan "alasan-alasan" kenapa saya marah, yg sering kali terdengar sbg pembelaan diri.
saya tidak serius minta maaf. atau maafku hanya terdengar seperti "mark up" buat menutupi kesalahanku saja.
iya, itu yg sering terjadi padaku dulu :)
sampai suatu saat, tidak lama ini terjadi kejadian yg membuat saya benar2 menyesal sampai sekarang.
saya melakukan hal yg tidak seharusnya saya lakukan kepada seorang sahabat saya, sehingga membuat beliau benar2 marah dan kecewa.
dan apa yg terjadi selanjutnya?
saya melakukan hal2 yg saya sebutkan diatas termasuk ketika saya minta maaf. brengsek bukan? ya, saya akui :)
namun beruntungnya saya, justru berkat kejadian itu, saya sadar akan semua perilaku dan sifatku itu selama ini. justru karena kejadian itulah, dan karena bimbingan serta nasihat dr beberapa sahabat saya, saya jadi menyadarinya dan alhamdullilah berhasil memperbaiki sifat saya yang pemarah, suka menyalahkan orang lain, seenaknya sendiri dan tidak mau menerima resiko dari hasil perbuatan saya. saya juga berhasil mengetahui apa sebenarnya selama ini kekurangan dari diri saya :)
saya galau? iya, masih khususnya jika berhub dgn kejadian ini :)
namun saya akan terus berusaha supaya menjadi pribadi yg lebih baik.
Special thanks to you, Kak O & Koko A :)
